Sunday, 27 December 2009

MFM#2 Desember 2009-Holiday Season: Sambal Goreng Koolrabi


Description:
Winter dingin kayak gini kok pengin banget makan lontong diguyur dengan sambal goreng labu siam tapi harga labu siam laksana emas, saking mahalnya. Akhirnya menjatuhkan pilihan pada koolrabi, salah satu jenis sayuran yang biasa ditemui di Eropa Utara. Rasanya lumayan kayak labu siam. Kebetulan pada waktu musim winter, sayuran ini masih bisa diperoleh disini.

Berhubung sedang musuhan dengan santan, maka santan aku ganti dengan susu kedelai. Rasanya? Lumayanlah daripada ngga sama sekali. he..he..he..

Sambal goreng koolrabi ini merupakan masukanku untuk MFM#2 edisi Desember yang diorganisasikan oleh Myen. Makasih Myen yang sudah mengorganisasikan MFM ini.


Ingredients:
2 buah (700 gram) koolrabi

100 gram daging cincang

1 genggam udang

1 buah red onion, cincang (karena ngga punya brambang atau bawang merah)

4 siung bawang putih, cincang

2 sdm cabe giling (atau suka-suka. Bisa juga diganti dengan cabe merah diiris tipis)

1 buah tomat yang kecil, dipotong-potong

1/2 sdt lengkuas bubuk (males nyari lengkuas segar)

2 lembar daun jeruk purut

1 buah kaldu blok (optional)

2 gelas santan (aku ganti dengan 1 gelas susu kedelai ditambah 1 gelas air)

200 ml air

1 lembar daun salam (ngga pake, males nyari)

1 sdm garam untuk melumuri koolrabi (optional)

Garam (optional karena kaldu blok sudah asin)

Gula (optional karena susu kedelai sudah agak manis)

Minyak goreng untuk menumis

Brambang goreng atau bawang merah goreng (optional)

Directions:
1. Kupas koolrabi dan potong-potong sesuai selera (misalnya bentuk korek api)

2. Tambahkan garam dan remas-remas. Kemudian diamkan selama kurang lebih 10 menit. Kemudian cuci. Tahap ini bisa dihilangkan (karena seringkali aku juga ngga melalui tahap ini. Aku melakukan tahap ini hanya sekedar supaya koolrabi cepet empuk ketika dimasak karena koolrabi kan keras, ngga kayak labu siam).

3. Panaskan minyak, masukkan red onion dan tumis hingga harum

4. Masukkan bawang putih, tumis sampai layu

5. Masukkan cabe giling dan tomat, tumis lagi

6. Masukkan daging cincang dan tumis hingga matang

7. Masukkan udang dan tumis lagi.

8. Masukkan kaldu bubuk, daun jeruk, lengkuas bubuk dan tumis lagi.

9. Masukkan koolrabi dan tumis hingga layu.

10. Masukkan air dan masak hingga mendidih.

11. Masukkan santan (aku ganti dengan 1 gelas susu kedelai dan 1 gelas air) dan masak hingga matang serta keempukan yang diinginkan.

12. Sajikan dengan menaburkan brambang goreng di atasnya.

13. Paling enak dimakan setelah menginap semalam. Bisa dimakan dengan lontong, krupuk, rempeyek dll.

Catatan: Kalau mau juga bisa divariasi, misalnya ditambah dengan telur rebus yang kemudian digoreng, tempe dan tahu yang digoreng setengah matang.

Makan lontong sayur koolrabi ini waktu winter rasanya enak banget untuk menghangatkan badan...he..he..he..

Image Hosted by ImageShack.us
.


Wednesday, 25 November 2009

MFM#2 Edisi November: Salisbury Steak ala Sri


Description:
Ini untuk setoran MFM yang bulan ini bertemakan World Cuisine. Terimakasih bu Rurie yang sudah mengorganisasikan ajang MFM ini.

Salisbury Steak ini sebenarnya burger dikasih saus. Disebut ala Sri karena sausnya aku kasih kecap manis. Jadi salisbury steak ala Jowo. he..he..he..tapi malah mantep kok rasanya. he..he..he..muji diri sendiri.

Berhubung kami ngga makan pork, maka salisbury steak ini aku bikin dari daging sapi cincang. Lain kali mau bikin versi vegetarian pake tempe. Sapa tahu enak, yang penting sausnya jos. hi..hi..hi..

Paling enak dimakan setelah diinepin semalam supaya sausnya sudah bener-bener meresap. Waktu itu kami makan pake french fries, sayur rebus (dari frozen vegetable soale males ngupas dan potong-potong) dan mushroom sauce warna putih. Sayang mushroom sauce nya ngga sempat dipotret keburu abis.

Selain french fries, bisa juga dimakan pake pasta atau roti Perancis (baguette). Dimakan pake nasi kayaknya juga enak (ngga perlu pake saus putih). Emang siapa yang nglarang makan salisbury steak pake nasi? Suka-suka yang makan. Iya ngga? he..he..he..

Ingredients:
Burger:

500 gram daging cincang atau daging giling
2 butir telur (aku pake yang kecil)
2 sdm tepung panir
2 sdm kecap Inggris
1/2 sdt merica bubuk
1 buah bawang bombay cincang
4 siung bawang putih cincang
2 batang daun bawang, diiris-iris
Garam secukupnya
Minyak untuk mengoles grill pan.


Saus coklat ala Sri:

600 ml kaldu sapi (ngga punya, aku ganti 600 ml air dan 1 blok kaldu bubuk)
1 bawang bombay cincang
3 bawang putih cincang
200 gram jamur (button mushroom), potong-potong.
3 sdm saus tomat
3 sdm kecap manis
2 sdm kecap Inggris
1/2 sdt merica bubuk (atau sesuai selera)
2 sdt gula pasir (atau sesuai selera)
Garam (optional karena kecap Inggris dan kaldu blok sudah asin).
1 sdm maizena, larutkan dengan sedikit air
Minyak atau mentega untuk menumis (aku pake olive oil).


Saus putih (kalau suka):

150 gram jamur (button mushroom).
1,5 sdm tepung terigu
1 buah bawang bombay cincang
400 ml susu cair
1/4-1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt garam
1 sdt gula
Minyak atau mentega atau margarine untuk menumis (aku pake olive oil).

Directions:
Burger:

1. Campur semua bahan, aduk rata

2. Bagi dalam 8 bagian. Masing-masing buat bentuk bulat atau lonjong rada gepeng

3. Panggang di atas grill pan yang sudah diolesi dengan minyak. Jangan lupa dibalik supaya ngga gosong. Sisihkan.


Saus coklat:

1. Panaskan minyak dan tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum.

2. Masukkan jamur dan tumis lagi.

3. Masukkan air, kaldu blok, dan bumbu-bumbu lainnya (kecap manis, saus tomat, merica, gula, kecap Inggris). Masak sampai mendidih. Kemudian uji rasa. Kalau kurang asin bisa ditambahin garam

4. Masukkan burger dan sekali-sekali diaduk sampai saus meresap ke burger (sebaiknya pake api sedang).

5. Masukkan larutan maizena. Masak hingga kekentalan yang diinginkan.

6. Sebelum diangkat, masukkan daun bawang, diaduk kemudian diangkat dari api.

Catatan: Minyak untuk menumis bisa juga digunakan minyak bekas memanggang burger. Pasti kan di grill pan ada tetesan minyak dari daging. Itu bisa dipake. Aku sendiri pake minyak baru.


Saus putih (kalau mau ditambahkan):

1. Panaskan minyak atau mentega kemudian tumis bawang bombay sampai harum.

2. Masukkan jamur, kemudian tumis lagi

3. Masukkan terigu dan aduk cepat

4. Masukkan susu dan tetap dimasak.

5. Masukkan garam, gula dan merica. Masak sampai kekentalan yang diinginkan.

Penyajian: suka-suka...bisa dimakan pake pasta, french fries, kentang rebus, pasta, ataupun roti Perancis.


Image Hosted by ImageShack.us



Monday, 23 November 2009

Tumis Boerenkool


Description:
Winter biasanya banyak banget ditemui boerenkool di supermarket. Biasanya orang Belanda makan boerenkool ditambah kentang yang diancurin (stampport boerenkool) dan worst (sosis). Leo ngga suka stamppot (ini Londo opo Jowo sih kok ngga suka traditional Dutch food).

Aku sebenarnya pengin makan daun singkong, tapi ngga ada. Akhirnya aku ganti dengan boerenkool. Kebetulan punya serundeng di freezer, ditambah dengan bumbu-bumbu dll, jadilah tumis boerenkool. Ini semua terinspirasi oleh botok boerenkool nya mbak Mutty (terimakasih mbak Mutty).

Ayo selamat menikmati, tumis boerenkool ditambah nasi anget, kerupuk dan rempeyek teri (persediaan rempeyek abis. hiks....). Yang penting uenak....he..he..he..

Ingredients:
250 gram boerenkool (beli di supermarket sudah dirajang)
Serundeng (beratnya mungkin 200 gram. Yang paling bagus sih kelapa parut setengah tua)
3 cabe ijo (atau suka-suka), dipotong-potong
1 genggam udang (optional)
1 kaleng tuna (optional)
2 lembar daun jeruk
Garam secukupnya
Gula pasir atau gula Jawa secukupnya.
Minyak untuk menumis


Bumbu halus:
1 buah bawang bombay (ngga punya brambang atau bawang merah)
4 siung bawang putih
3 buah cabe merah (atau suka-suka)
1 cm kencur
1 sdt ketumbar bubuk

Directions:
1. Panaskan minyak dan tumis bumbu halus sampai harum

2. Masukkan udang dan tuna kemudian tumis lagi.

3. Masukkan serundeng dan aduk lagi

4. Masukkan boerenkool, daun jeruk, cabe hijau, garam, gula dan masak sampai matang.

5. Angkat dan kalau mau bisa ditaburi dengan brambang goreng (bawang merah goreng).