Baca disini bahwa awal bulan suci Ramadhan 1429 H berdasarkan hisab jatuh pada:
Hari SENIN, tanggal 01 September 2008
Untuk itu kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga puasa kita diterimaNya. Amin.
Baca disini bahwa awal bulan suci Ramadhan 1429 H berdasarkan hisab jatuh pada:
Hari SENIN, tanggal 01 September 2008
Untuk itu kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga puasa kita diterimaNya. Amin.
Baca disini bahwa awal bulan suci Ramadhan 1429 H berdasarkan hisab jatuh pada:
Hari SENIN, tanggal 01 September 2008
Untuk itu kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga puasa kita diterimaNya. Amin.
Baca disini bahwa awal bulan suci Ramadhan 1429 H berdasarkan hisab jatuh pada:
Hari SENIN, tanggal 01 September 2008
Untuk itu kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga puasa kita diterimaNya. Amin.
Leo punya teori (bikinan dia sendiri) yang menurutku cukup masuk akal. Dia mengatakan orang yang pernah melakukan diet sangat ketat, setelah lepas dietnya akan cenderung gemuk walaupun tetap menjaga makanannya. Dia juga memberikan alasannya kenapa itu bisa terjadi.
Jadi misalnya, seseorang diet dengan 800 kalori per hari. Kecil banget ya padahal katanya nih kebutuhan kalori seorang perempuan 2000 kcal, sedangkan laki-laki 2500 kcal. Angka 2000 dan 2500 ini mungkin kebutuhan orang normal kali ya, karena tiap orang metabolismenya berbeda. Misalnya aku makan sesuap bisa bikin tubuh makin melar, tapi Leo mau makan sebakul nggak bakalan bisa gemuk.
Kembali ke diet yang ketat tadi. Misalnya seseorang diet dengan 800 kcal per hari selama 2 minggu. Kemudian setelah itu untuk mempertahankan berat, dia diet dengan 1000 kcal, tapi kenapa cenderung cepat banget naik berat badannya? Padahal kan tambahannya cuma 200 kcal per hari. Apalagi kalau dia kemudian mengkonsumsi 1250 kcal, makin cepat juga naiknya. Jadi bisa dibayangin kan kalau kemudian setelah selesai diet terus balas dendam.
Menurut Leo, orang yang pernah melakukan diet sangat ketat dan bahkan berkali-kali, akan mengalami perubahan sistem metabolisme. Pada waktu diet ketat tersebut, asupannya sangat kurang, sehingga tubuh bereaksi dan berkata:
"O.....pemasukan sedikit nih, maka aku harus menyimpannya sebagai cadangan......siapa tahu suatu kali nanti, aku membutuhkannya...."
Metabolisme tubuh menjadi efisien dan bahkan kadang terlalu efisien. Akibatnya setelah dia lepas dari diet, metabolisme tetap berjalan secara efisien. Ketakutan tubuh karena pernah mengalami kekurangan asupan menyebabkan tubuh tetap meneruskan efisiensi dan berusaha menyimpan cadangan.
Bagaimana memecahkan trauma ketakutan yang dialami tubuh tersebut? Leo bilang sih cuma satu caranya yaitu bergerak, olah raga, nggak males, nggak seharian nonton tivi, jalan cepat, angkat beban, bersepeda, lari, berenang, naik tangga (jangan pake lift atau eskalator), ngepel, ngecat semua rumah tetangga sekompleks, bantuin aku bersihin kebon (he...he...he....) dsb. Pokoknya intinya bergerak, bergerak dan bergerak. Cara ini bisa memperbaiki metabolisme tubuh.
Yang paling bagus adalah kombinasi antara diet dan gerak. Intinya kan input harus lebih kecil daripada output. Diet ketat akan membuat badan lemes, nggak bertenaga. Jangankan berolah raga, wong mau jalan ke ujung gang saja sudah lemes kok, apalagi mau lari memutari stadion Senayan.
Karena itu cuma satu nasihatnya Leo untukku yaitu: diet secara wajar dan bergerak. Maksudnya wajar di sini adalah dengan diet tersebut aku nggak sampai harus lemes sampai nggak bisa bergerak dan berolah raga. Padahal diet tanpa olah raga membuat metabolisme tubuh menjadi efisien, so what's the point of being on a diet?
Teori ini dia bangun karena dia kasihan banget melihat aku karena aku setiap kali diet selalu gagal. Yang diet aku, tapi yang turun berat badan dia karena dia nggak tega melihat aku sengsara, jadi ikut bersimpati nggak makan banyak. Berhubung dia dari sononya memang sulit gemuk, ya cepet banget buat nurunin berat badan.
Ketika aku tanya instruktur olah ragaku apakah teorinya Leo ini benar atau enggak. Instrukturku bilang:
"Your husband is absolutely right. Kalau kamu diet terlalu ketat memang betul kemudian membuat metabolisme tubuhmu menjadi sangat efisien. Saking efisiennya, maka apa yang kamu makan akan cepat-cepat disimpan. Kalau kamu mau membakar lemak, paling gampang ya angkat beban..." sambil dia menunjukkan alat-alat angkat beban yang tersedia di gym.
Dia meneruskan:
"Mendingan kamu makan dengan porsi sedikit tapi sering daripada banyak tapi satu kali. Mendingan kamu makan 6 kali sehari dengan porsi kecil daripada 3 kali tapi langsung banyak. Kalau porsi yang kamu makan sedikit-sedikit (tapi sering), maka tubuh nggak sempat menyimpan, karena cepat diubah menjadi energi. Kalau langsung banyak, tubuhmu kan saat itu nggak butuh energi sebanyak itu, jadi sisanya langsung disimpan. OK...ayo sekarang kamu latihan angkat beban kemudian dilanjutkan dengan cardio training....."
Ayo...siapa mau nemenin aku diet dan gerak??????????