Showing posts with label pasta. Show all posts
Showing posts with label pasta. Show all posts

Sunday, 2 March 2008

Penne goreng


Description:
Waktu itu Mama Hanna posting macaroni goreng. Lha kok kebetulan punya bumbu kering kentang sisa. Mau nggoreng kentang males, akhirnya dibuatlah pasta goreng. Thanks to Mama Hanna for sharing the recipe. Resep asli ada di sini.

Karena nggak punya macaroni (sudah habis setelah dibuat romantic pasta), aku pake penne. Rasanya lumayan, renyah juga. Bisa untuk lauk atau sekedar untuk camilan.

Leo terkagum-kagum sama penne goreng ini. Kok ya kepikiran dan niat banget bikin pasta goreng. Sampai-sampai dia menyarankan lain supaya bikin air goreng. he..he..he..

Bumbunya aku pake resep kering kentangnya mbak Esther (terimakasih mbak Esther...), tapi cara nggoreng penne goreng ikutan Mama Hanna. Resep asli kering kentang ada di sini. Pokoknya modif sana, modif sini. hi...hi..hi...

OK...resep ini terutama untuk bu Dian...silahkan mencoba semoga cocok.



Ingredients:
200 gram penne
2 sdm tepung terigu (ini karena salah baca resep, tapi malah jadinya renyah banget. Kalau resep aslinya sih 5 sendok teh terigu untuk 300 gram macaroni)
Air panas secukupnya
1 - 1,5 sdm gula merah
1 sdm gula pasir
1 sdm air asam kentel banget (aku pake tamarind ekstrak)
1 cm laos cincang
1 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk purut (buang tulangnya dan rajang halus)
1 sdm cabe giling (aku males nggiling, jadi pake sambel oelek yang uasinnya minta ampun)
garam (kalau nggak pake cabe giling)
1 sdm brambang goreng (bawang merah goreng)
1 sdm bawang puting goreng
1 cabe merah rajang (Optional. Ini karena ternyata kok bumbu kering kentang sisa dulu kurang pedes buatku)

Directions:
1. Rendam penne dalam air panas selama 20 menit

2. Tiriskan, kemudian taburi dan campur terigu ke penne, supaya nggak lengket

3. Goreng penne sampai garing. Sisihkan. Yang jelas renyah banget karena terlalu banyak terigu.

4. Lelehkan gula merah, gula pasir dan air asem. Tambahkan cabe giling, daun salam, daun jeruk. Masak hingga mendidih tapi nggak berbusa.

5. Masukkan penne yang sudah digoreng dan aduk rata

6. Masukkan bawang merah goreng dan bawang putih goreng yang sudah diremas.

7. Koreksi rasa

Catatan: yang aku punya adalah bumbu kering kentang yang sudah sangat pekat, jadi ya tinggal nambahin cabe merah saja yang sudah ditumis.

Oh ya, kalau pennenya lemes setelah dikasih bumbu, bisa dipanggang di oven dengan suhu 160 derajat Celcius selama 15 sd 30 menit sesuai kebutuhan. Tapi jangan sampai gosong ya. Ini saran mbak Esther kalau menghadapi kering kentang letoy.

Kayaknya sih enak juga kalau ditambahi kacang goreng atau teri goreng. Silahkan dimodifikasi sendiri suka-suka, sesuai selera.

Air Goreng

Ketika pulang, aku sodori sepiring makanan buat Leo. Dia tanya:

"What is this?"

"Just taste it...."

Dia kemudian mengambil satu biji dan mencicipi.

"The taste is like kering kentang. So, what is this?" Dia bener-bener penasaran.

"Penne goreng"

"Penne goreng? Penne the pasta?"

"Yes, penne the pasta. Niet slecht, toch (not bad, isn't it?)"

"Unbelievable.....it is miracle....I am always amazed how Indonesian invents new recipes....."

Dia geleng-geleng kepala, nggak mudeng. Setahu dia yang namanya pasta ya dimasak sesuai pakem: direbus terus ditiriskan, terus dikasih saus merah atau putih atau ijo, terus atasnya ditaburi keju. Atau kalau nggak ya dipangganglah kayak bikin macaroni schotel atau dibikin salad. Pokoknya nggak pernah dia makan pasta goreng. Lha ini kok malah digoreng dibumbui kayak kering kentang.

Waktu itu aku baca postingan Mama Hanna tentang macaroni goreng. Resep asli ada di sini. Terimakasih Mama Hanna for sharing the recipe. Kebetulan punya bumbu kering kentang sisa. Daripada buang bumbu sedangkan males nggoreng kentang, aku bikinlah penne goreng karena kebetulan nggak punya macaroni. Seperti kata Mama Hanna, rasanya lumayan. Renyah juga kok. Cuma memang nggak aku kasih teri ataupun kacang. Bagi yang males bikin kering kentang, pasta goreng ini menjadi salah satu alternatif, mudah, cepat bikinnya, nggak susut dan rasanya lumayanlah. Selain itu juga renyah.  

Leo selalu mengatakan bahwa orang Indonesia sangat kreatif dalam memodifikasi resep, bermain dengan resep, dan menciptakan resep baru. Bahkan dia bilang kadang kita ini terlalu kreatif. Buktinya? ya pasta goreng ini. ha...ha...ha...  

Dia bilang:

"One day when I get home, I am not surprised if my wife makes air goreng for me......"

Ha...ha...ha...

 

Thursday, 21 February 2008

MFM#12: Romantic Pasta


Description:
Halah judulnya kok hiperbol banget. Ini nyontek Primarasa. Judul aslinya adalah Romantic Pasta Ring. Karena nggak punya cetakan ring, maka aku ganti cetakan yang aku punya.


Sebenernya sih ini macaroni schotel tapi nggak pake daging cincang. Resep asli pake sosis, tapi berhubung Leo nggak doyan sosis, aku ganti wortel supaya kelihatan cerah ada warna merahnya.

Ini untuk meramaikan ajang MFM#12 yang bertemakan telur. MFM#12 ini diorganisir oleh bu Yeni. Thanks bu Yeni for organizing this event.





Ingredients:
1 liter air untuk merebus pasta
225 gr makaroni kering (aku pake macaroni panjang, punyanya itu)
1 sdm minyak goreng (aku pake olive oil)
3 sdm mentega/margarine (aku pake olive oil)
1 bawang bombay, cincang
4 bawang putih, cincang
1 1/2 sdt merica bubuk
2 sdt garam (aku nggak pake karena Leo darah tinggi)
1 buah kaldu blok, diremas (aku pake maggi, ini juga sudah asin bagi kami)
100 gram kacang polong (aku pake yang beku)
1 sdm peterseli cincang (aku pake seledri)
8 butir telur
400 cc susu cair
200 gr keju parut (aku pake 150 gr keju Gouda dan 50 gr keju permezan)
200 gr sosis (aku pake wortel, dipotong dan direbus setengah matang, tiriskan)


Directions:
1. Didihkan air dengan 1 sdm olive oil. Masukkan makaroni dan masak hingga matang (sekitar 10 menit). Tiriskan dan siram dengan air dingin. Sisihkan.

2. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum. Kemudian matikan api.

3. Campur makaroni, dengan tumisan bawang di atas, wortel, kacang polong, garam, kaldu blok, seledri

4. Kocok telur dan campurkan susu dan keju parut.

5. Campurkan semua bahan (3 dan 4) jadi satu.

6. Tuangkan adonan ke cetakan dan panggang selama 50 menit dengan suhu 160 derajat Celcius.

7. Setelah matang, tunggu agak dingin, dan keluarkan dari cetakan. Potong-potong, hidangkan dengan sambel botol (dasar orang Indonesia, apapun pake sambel! Tapi Leo juga ikutan makan pake sambel kali ini, padahal dia biasanya paling suka meledek kalau aku makan pasta pake sambel)

CATATAN:

1. Cetakan nggak aku semir dengan margarin/mentega karena aku pake cetakan silikon.

2. DITANGGUNG ENDUT KARENA FULL OF EGGS, CHEESE, PASTA AND MILK. Sapa mau nemenin aku jadi endut?

Ini gambar yang sudah dipotong:



Ini logo MFM#12: